Cara Investasi di BSI Dalam Bentuk Emas dan Biayanya

foto by money.kompas

BSI (Bank Syariah Indonesia) sudah meluncurkan produk investasi terbaru berupa emas. Untuk cara investasi di BSI dalam bentuk emas ini kini sudah sangat mudah dan keuntungannya pun juga berlimpah. 

Bukan hanya itu seperti ini yang berinvestasi juga bisa dimulai dari nominal yang cukup kecil 0,1 gram atau setara Rp. 100.000. Selain itu ada juga manfaat lain yang bisa kamu rasakan ketika berinvestasi di BSI. 

Perlu diketahui bahwa BSI ini merupakan gabungan dari 3 bank yang ada di BUMN (Badan Usaha Milik Negara). Ketiga bank tersebut adalah Bank Rakyat Indonesia, BNI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.

baca juga: Jaminan Pinjaman KUR BRI, Dukung Pertumbuhan UMKM untuk Maju

Cara Investasi di BSI Secara Online

Untuk kamu yang ingin berinvestasi di BSI kini sudah bisa secara online dan tinggal memanfaatkan smartphone saja. Untuk memulai berinvestasi, kamu tinggal mengikuti beberapa tutorial berikut:

  1. Download dan install terlebih dahulu BSI Mobile yang ada di Google Play Store atau App Store untuk kamu pengguna iOS. 
  2. Lalu kamu login di aplikasi tersebut dan klik di bagian menu E-mas (bagian depan aplikasi). 
  3. Kamu bisa membaca secara teliti setiap informasi yang ditampilkan di aplikasi tersebut. 
  4. Jika sudah silahkan centang di bagian kolom pernyataan persetujuan yang ada di aplikasi. 
  5. Lalu isi kolom NPWP yang ada dan boleh juga dikosongkan jika belum memiliki. Namun untuk yang tanpa NPWP potongan PPH saat membeli emas akan lebih mahal daripada yang sudah punya NPWP. 
  6. Lakukan transaksi pertama di aplikasi BSI Mobile untuk berinvetasi. 

Ketentuan Membeli Emas di BSI

Bagi kamu yang pertama kali membeli emas maka akan diberikan dua pilihan mulai dari berdasarkan berat dan nominal. Untuk pembelian pertama, kamu bisa membeli berdasarkan nominal dengan minimal 0,1 gram atau setara Rp. 100.000

Lalu untuk pembelian selanjutnya nominalnya bisa lebih kecil dengan minimal 0,05 gram atau Rp. 50.000. Sedangkan untuk pembelian maksimal untuk emas di BSI sekitar Rp. 100 juta setiap harinya. 

Dari proses tersebut nantinya BSI akan mengarahkan kamu untuk memilih rekening pembayaran setoran awalnya. Kemudian kamu pun juga perlu membayar biaya sewa tahunan yang bisa dilakukan secara autodebet. 

Untuk proses akhir dari transaksi ini, kamu tinggal centang kolom persetujuan di aplikasi tersebut. Tunggu hingga transaksi berhasil dan kamu sudah bisa memiliki emas digital di BSI. 

Keuntungan Membeli Emas atau Investasi di BSI

Dengan membeli sekaligus investasi emas di BSI ini memiliki berbagai keuntungan diantaranya:

Transaksinya Via Online

Melakukan investasi di BSI kini sudah dapat dilakukan secara online via smartphone. Kamu tidak perlu datang secara langsung ke gerai atau toko emas yang tentunya membutuhkan waktu cukup lama.

Di investasi ini, kamu cukup melakukan semua transaksi melalui aplikasi BSI Mobile. Bukan hanya itu proses transaksinya juga tanpa biaya transfer dan bisa dilakukan dengan virtual account yang cukup mudah. 

Emas Tersimpan Secara Digital

Memiliki emas sendiri tentu resikonya cukup besar karena memancing banyak orang untuk mengambilkannya. Namun dengan menggunakan sistem yang ada di BSI ini tentunya emas itu sudah berada di lembaga terpercaya. Sehingga emas yang kamu miliki akan lebih aman dan nyaman. 

Punya Rekening Menyimpan Emas

Dengan melakukan investasi di BSI maka kamu sudah memiliki rekening untuk menyimpan emas. Untuk emas yang sudah ada di BSI ini bisa kamu top up atau ditarik ke rekening. Semua proses tersebut juga langsung dari aplikasi BSI Mobile via smartphone. 

Transfer Emas

Selain bisa melakukan top up, kamu bisa juga memberikan emas tersebut ke orang lain. Untuk proses transfer emasnya juga bisa dilakukan secara online lewat aplikasi tersebut. Bahkan proses transaksi ini bisa dilakukan secara real time dan akan langsung tersimpan di rekening emas milik orang lain. 

Bebas Riba 

Di dalam islam, riba merupakan sesuatu yang dilarang dan wajib dihindari oleh setiap muslim. Sesuatu yang disebutkan riba ketika ada kelebihan atau tambahan pokok utang pada suatu harta atau uang. 

Dari penjelasan itu maka riba bisa dipahami sebagai penetapan bunga dari jumlah nominal harta yang dipinjamkan. Penetapan rba seperti ini umumnya ada di perbankan konvensional. 

Untuk menghindari semua itu maka kamu perlu melakukan investasi di BSI agar sesuai ketentuan syariah. Jika sudah demikian maka setiap uang yang dimiliki akan lebih berkah dan halal. 

Punya Nilai Sosial

Bentuk dari investasi di BSI juga dijadikan sebagai sarana dalam melakukan kegiatan sosial. Dengan investasi ini secara tidak langsung nasabah ikut aktif dalam menggerakkan ekonomi sekitar. 

Bentuk dari pergerakan tersebut bisa dalam banyak hal seperti mengurangi pengangguran. Dengan nilai ibadah seperti inilah yang membuat investasi ini layak dipilih oleh seluruh umat muslim di Indonesia. 

Halal

Bentuk investasi yang ada di BSI ini juga lebih mengedepankan proses perekonomian secara halal. Sebab dalam melakukan semua kegiatannya juga berdasarkan pada prinsip syariat islam. Maka dari itu mereka menghindari berbagai hal yang berbau non islami seperti penipuan hingga manipulasi.

Daftar Tarif dan Biaya Saat Investasi di BSI

Bagi kamu yang melakukan investasi di BSI bisa akan dikenakan tarif dan biaya sesuai ketentuan berikut:

  1. Biaya admin untuk rekening emas ini sebesar Rp. 24.000 per tahun dan dibayarkan di awal. 
  2. Untuk biaya tarik emas sesuai dengan kepingan atau pecahan yang telah dipilih oleh ansabar. 
  3. Penutupan rekening emas dikenakan biaya Rp. 20.000
  4. PPH setiap transaksi beli emas sebesar 0,45% bagi yang sudah punya NPWP. Lalu untuk yang belum punya NPWP besarnya biaya transaksinya sebesar 0,9%. 
  5. PPH jual emas dengan nominal lebih dari Rp. 10 juta sebesar 1,5% (punya NPWP) dan 3% (belum punya NPWP). 

Akan Investasi di BSI

Bagi kamu yang melakukan investasi atau menabung emas di BSI ini perlu mengetahui deskripsi dan produk tersebut. Untuk akad jual beli emas yang ada di BSI ini menggunakan akad Wadiah Yad Amanah. Selain itu, emas yang sudah ada ini nantinya akan dititipkan ke bank secara langsung. 

baca juga: Peluang Baru! Pinjaman KUR BRI Tanpa Jaminan untuk Usaha Mikro dan Kecil

Dengan proses tersebut otomatis nasabah hanya melakukan penitipan emas ke bank. Karena statusnya dititipkan maka pihak bank tidak punya kewenangan untuk memanfaatkan emas tersebut. 

Jadi investasi di BSI ini umumnya berupa emas digital dimana prosesnya bisa dilakukan secara online. Kamu cukup install BSI Mobile dan semua transaksi bisa dilakukan di aplikasi tersebut. 

Dengan berinvestasi ini, kamu akan mendapatkan berbagai keuntungan yang berlimpah. Misalnya emasnya tersimpan secara aman, bebas riba, halal dan mengandung nilai sosial. Lalu untuk akad investasi emas di BSI menggunakan Wadiah Yad Amanah. 

You might also like