Alternatif Pembiayaan Bisnis 1 Triliun Melalui Bank Swasta: Pahami Syarat KUR BCA

Syarat KUR @FacebookBCAofficialpage

Selama ini, para pengguna KUR (Kredit Usaha Rakyat) lebih terbiasa mengakses layanan pembiayaan melalui bank-bank plat merah. Mungkin ada yang belum mengetahui, kalau pembiayaan melalui KUR ini juga bisa diakses melalui bank swasta. Salah satu bank swasta yang menjadi fasilitator KUR adalah BCA (Bank Central Asia). Bagi yang belum mengetahuinya, ada baiknya mempelajari terlebih dahulu syarat KUR BCA.

Mengenal KUR BCA

Memasuki tahun 2023, BCA mengalokasikan dana kur sebesar Rp 1 Triliun. Angka ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan alokasi dana KUR dari bank-bank plat merah. Namun, BCA berkomitmen dalam pemulihan ekonomi pasca pandemi dengan pembiayaan modal untuk UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah). Tahun ini, KUR BCA ini telah dibuka pada bulan Februari.

BCA telah ikut andil dalam program penyaluran KUR mulai tahun 2016. Masuknya BCA ke dalam fasilitator KUR demi mengejar penyerapan pembiayaan UMKM dan pertumbuhan ekonomi di tingkat bawah. Untuk mengejar target penyaluran dana KUR yang diselaraskan dengan pertumbuhan ekonomi, BCA mempermudah syarat KUR agar lebih mudah diakses oleh pelaku usaha.

KUR BCA merupakan Kredit Multiguna Usaha dengan penggunaan untuk berbagai kebutuhan usaha. Bukan hanya untuk modal kerja, tetapi juga bisa sebagai investasi, pengembangan usaha, berbagai biaya, kewajiban usaha, dan lain-lain.

Syarat KUR BCA: Kenali Dahulu Jenis-jenisnya

Untuk keperluan kredit modal kerja dan kredit investasi, BCA memberikan fasilitas KUR Mikro dan KUR Kecil. Masing-masing jenis KUR BCA ini memiliki limit nilai pinjaman yang berbeda.

KUR Mikro memberikan limit minimal Rp 10 juta dan maksimal Rp 100 juta. Sedangkan untuk KUR Kecil limit yang diberikan senilai Rp 100 juta hingga Rp 500 juta. Selain KUR Mikro dan Kecil, BCA juga memberikan fasilitas pinjaman di atas Rp 500 juta melalui KUR Khusus.

Sebagaimana telah ditetapkan pemerintah, pembiayaan program KUR Mikro dan Kecil BCA tidak dikenakan biaya provisi dan administrasi. Namun, biaya tambahan akan dikenakan seperti biaya notaris, appraisal, asuransi, dan lainnya pada pinjaman KUR Kecil sesuai dengan ketentuan. Pada pinjaman KUR Mikro, biaya-biaya tersebut tidak dibebankan.

Para peminjam akan dikenakan biaya denda jika terlambat melakukan pembayaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan telah disepakati. Selain pelaku UMKM, baik pada produksi dan jasa, KUR BCA juga memberikan fasilitas pembiayaan kepada sektor pariwisata.

Baca juga: Persyaratan KUR BRI 2023: Apakah Sesuai Dengan Bisnis Anda?

Apa Saja Syarat KUR BCA yang Harus Dipenuhi?

Syarat KUR yang harus dipenuhi untuk mendapatkan fasilitas pinjaman dari BCA adalah:

  1.       Warga Negara Indonesia dan berdomisili di Indonesia.
  2.       Berusia minimal 21 tahun pada saat meminjam dan maksimal 65 tahun pada saat pinjaman lunas untuk kalangan wiraswasta maupun pengusaha.
  3.       Karyawan tetap dan telah bekerja minimal selama 1 tahun.
  4.       Tidak sedang menerima pembiayaan dari lembaga keuangan lainnya.
  5.       Memiliki riwayat kredit yang baik.
  6.       Tidak di blacklist oleh Bank Indonesia maupun OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
  7.       Kredit untuk modal kerja atau pengembangan bisnis harus memiliki usaha yang telah berjalan aktif minimal 6 bulan.
  8.       Melengkapi data pribadi seperti e-KTP, Kartu Keluarga, dan NPWP (Nomor Pendaftar Wajib Pajak). Khusus untuk pengajuan Rp 50 juta ke atas, syarat KUR BCA mengharuskan melampirkan NPWP.
  9.       Menyertakan dokumen keterangan usaha seperti SKU (Surat Keterangan Usaha) untuk pengajuan perseorangan, Tanda Daftar Perusahaan (TDP), dan Nomor Induk Badan (NIB) untuk pengajuan badan usaha.
  10.   Syarat KUR BCA juga mewajibkan adanya jaminan atau agunan semisal tanah kosong,  tanah bangunan, kios, ataupun kendaraan bermotor roda empat.
  11.   Calon peminjam juga bisa menggunakan perhiasan atau peralatan mesin sebagai jaminan tambahan.

Syarat KUR BCA: Bagaimana Cara Mengajukannya

Cara mengajukan KUR BCA sangat mudah seperti di bank-bank lainnya. Terdapat dua cara untuk melakukan pengajuannya, yaitu secara offline (langsung) maupun online. Namun, bagi calon peminjam harus terlebih dahulu memiliki rekening atas nama pribadi di BCA.

Bagi calon peminjam yang belum begitu familiar dengan teknologi informasi, maka mendaftar secara langsung menjadi pilihan yang terbaik.

Pengajuan Secara Langsung

Setelah memahami syarat KUR BCA dan menyiapkan berkas-berkasnya, maka calon peminjam bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1.       Mendatangi kantor unit BCA terdekat. Tidak seperti bank-bank plat merah, jaringan kantor unit BCA biasanya berada di pusat kota. Itu pun hanya satu kantor unit per kabupaten atau kota.
  2.       Mengambil nomor antrian dan menunggu panggilan. Biasanya, petugas BCA (biasanya sekuriti) akan menanyai terlebih dahulu kepentingan calon peminjam. Sampaikan kebutuhannya adalah untuk mengajukan KUR, dan pihak petugas akan mengarahkan ke pihak yang menangani masalah itu.
  3.       Meskipun calon peminjam sudah memahami syarat KUR yang ditetapkan BCA, namun pihak customer service akan menjelaskan sekali lagi syarat-syarat yang diperlukan. Selain itu, customer service juga akan memeriksa kelengkapan dokumen calon peminjam. Hal inilah yang harus dipahami calon peminjam mengenai syarat KUR BCA agar tidak perlu dua kali datang.
  4.       Pihak customer service akan meminta calon peminjam mengisi formulir pengajuan pinjaman KUR, sesuai dengan jenis yang dipilih calon peminjam.
  5.       Customer service juga akan meminta calon peminjam mengisi nominal pengajuan sesuai dengan jenis KUR. Pastikan pengisian nominal ini sesuai dengan ketentuan KUR yang dipilih agar tidak mengalami penolakan.
  6.       Setelah semua prosedur administratif dipenuhi, maka pihak BCA akan melakukan survey lapangan. Pihak BCA perlu memastikan apakah usaha yang digeluti calon peminjam layak dan memenuhi syarat KUR BCA.
  7.       Survey lapangan merupakan proses terakhir dalam pengajuan KUR BCA. Proses analisis dan penilaian ini akan membutuhkan waktu sekitar satu minggu. Calon peminjam akan segera dihubungi oleh pihak BCA mengenai status pengajuan, apakah diterima atau tidak. Jika pengajuan diterima, maka dana KUR akan ditransfer ke rekening peminjam.

Pengajuan Secara Online

Bagi calon peminjam yang sudah familiar dengan dunia teknologi informasi, maka pengajuan secara online menjadi langkah yang termudah. Calon peminjam tidak perlu datang ke kantor unit BCA, dan cukup menggunakan perangkat smartphone maupun laptop. Proses pengajuan secara online hanya membutuhkan waktu yang sebentar. Namun, pastikan semua syarat KUR BCA telah disiapkan. Foto tempat usaha juga harus disiapkan untuk melengkapi data pengajuan.

Langka-langkah pengajuan secara online adalah sebagai berikut:

  1.       Kunjungi laman resmi BCA di https://www.bca.co.id/id/bisnis/produk/pinjaman-bisnis/Kredit-Usaha-Rakyat
  2.       Klik login dan melakukan verifikasi nomor handphone. Ikuti instruksi yang diperintahkan sistem BCA online.
  3.       Setelah verifikasi berhasil, maka dilanjutkan dengan pengisian formulir. Pastikan setiap kolom terisi sesuai dengan data calon peminjam.
  4.       Setelah semua data terisi, maka isi nominal pengajuan sesuai dengan jenis KUR serta jangka waktu yang dipilih.
  5.       Jika semua data administratif terpenuhi, maka klik ajukan.
  6.       Selanjutnya pihak BCA akan menginformasikan jadwal kunjungan untuk survey lapangan.
  7.       Apabila survey lapangan telah dilakukan, maka calon peminjam tinggal menunggu pemberitahuan melalui panggilan telepon apakah pengajuannya diterima atau tidak. Biasanya, pemberitahuan ini akan disampaikan satu minggu setelah survey lapangan.

Baca juga: Pinjaman BNI KUR: Manfaatkan Kemudahan Pinjaman Lunak Untuk UMKM

You might also like