Syarat Top Up Pinjaman KUR BRI Terbaru dan Cara Pengajuannya

foto by muf

Para nasabah BRI yang memiliki pinjaman kini bisa melakukan top up di perbankan tersebut. Meski demikian ada beberapa syarat top up pinjaman KUR BRI yang harus dipenuhi oleh nasabah. 

Bentuk dari syarat tersebut ini bisa secara umum dan ketentuan secara administratif. Hal seperti ini belum banyak diketahui sehingga nasabah perlu memahami terlebih dahulu tentang apa itu top up pinjaman. 

Dari pengertian tersebut maka nasabah tinggal menyiapkan segala persyaratan yang ditentukan. Ketika syarat ini terpenuhi maka nasabah bisa langsung melakukan top up di bank BRI terdekat. 

baca juga: Daftar Pinjaman KUR BRI, Solusi Finansial untuk Pengembangan Usaha Mikro

Apa itu Top up Pinjaman KUR BRI?

Sebelum membahas tentang syarat top up atau menambah pinjaman KUR BRI maka nasabah harus mengetahui dulu apa itu top up. Proses top up di KUR BRI ini adalah penambahan pinjaman oleh debitur dalam rangka pengembangan usahanya. 

Sehingga top up bisa dikatakan debitur kembali meminjam dana ke bank dimana kredit sebelumnya belum lunas. Umumnya proses seperti ini dilakukan oleh debitur yang lancar atau rutin dalam membayarkan kredit yang telah dipinjam sebelumnya. 

Untuk itu mereka yang bisa melakukan top up ini hanya dikhususkan bagi yang memiliki pinjaman saja di BRI. Sebelum pengajuan top up dilakukan maka debitur harus mempersiapkan berbagai persyaratan yang telah ditetapkan. 

Syarat Top up Pinjaman KUR BRI dan Cara Pengajuannya

Syarat Top up Pinjaman KUR BRI Terbaru

Syarat untuk melakukan top up pinjaman ini terbagimenjadi dua bagian baik itu secara umum dan administrasi. Kedua syarat ini harus dipenuhi jika debitur ingin mengajukan top up. 

Syarat Top up Pinjaman Secara Umum

Semua syarat-syarat ini sifatnya umum dan perlu dipahami oleh setiap debitur, berikut ulasannya:

    • Terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI). 
    • Sejak melakukan pengajuan top up minimal sudah berusia 21 tahun dan maksimal 55 tahun. 
    • Debitur memiliki cicilan di BRI yang perlu dibayarkan dan ada di program yang sama.
    • Cicilan yang sudah dibayarkan setidaknya sudah berjalan selama 12 bulan atau lebih. 
    • Kredit yang dibayarkan selama ini lancar dan sudah berjalan selama kurang lebih 6 bulan.
    • Setiap debitur tidak memiliki pinjaman lain yang sejenis di KUR BRI namun untuk pinjaman konsumtif masih diperbolehkan. 

Syarat Administratif

Selain syarat secara umum, debitur juga harus mempersiapkan syarat administratif dan berikut ulasannya:

    • Fotocopy identitas diri yang sudah didaftarkan di BRI (KTP atau SIM) namun diutamakan KTP. 
    • Fotocopy akta nikah bagi yang telah melangsungkan pernikahan. 
    • Fotocopy identitas pasangan. 
    • Fotocopy NPWP yang masih berlaku. 
    • Fotocopy KK (Kartu Keluarga) 
    • Fotocopy rekening bank, koran atau slip gaji yang rentan waktunya selama 3 bulan terakhir. 

Cara Melakukan Top up Pinjaman KUR BRI

Cara Melakukan Top up Pinjaman KUR BRI

Setelah syarat menambah pinjaman KUR BRI sudah terpenuhi maka kamu bisa langsung melakukan pengajuan. Untuk proses pengajuannya terbilang mudah dan berikut ulasan selengkapnya:

1. Persiapkan Semua Dokumen 

Ketika akan melakukan pengajuan maka kamu harus mempersiapkan berbagai dokumen yang ada. Bentuk dari dokumen ini sesuai yang tertulis dalam syarat administrasi. 

Debitur harus menyalin setiap dokumen yang ada dan jumlahnya harus sesuai ketentuan dari BRI. Sebagai bentuk kehati-hatian maka debitur bisa membawa dokumen asli saat proses pengajuan. 

2. Kunjungi ke Kantor BRI

Semua syarat top up KUR BRI yang sudah dipersiapkan ini nantinya di bawa ke kantor BRI. Saat memasuki kantor, debitur bisa mengambil nomor antrian ke petugas atau satpam di kantor tersebut. Kamu tinggal mengatakan saja jika ingin mengajukan pinjaman. 

3. Datang ke Customer Service

Saat antriannya sudah sampai pada waktunya maka kamu bisa datang ke CS di bank BRI. Kamu tinggal mengatakan saja jika ingin mengajukan top up dari pinjaman sebelumnya. 

CS akan melakukan pengecekan terkait pinjaman yang sebelumnya telah diajukan. Ketika sudah sesuai ketentuan maka CS akan memberikan formulir yang harus diisi oleh debitur. 

4. Pengajuan Top up

Dalam proses pengajuan top up pastikan kamu lancar dalam membayar kredit ke bank BRI. Selain itu dalam proses ini, kamu bisa memberikan jaminan pendukung agar pengajuan pinjamannya disetujui. 

Daftar Pinjaman yang Bisa Dipilih Dipilih

Dari syarat top up pinjaman KUR BRI ini sebenarnya tidak selamanya harus memiliki NPWP. Untuk itu sebelum pengajuan dilakukan maka berikut daftar pinjaman yang bisa kamu pilih:

Daftar Pinjaman KUR BRI yang Bisa Dipilih

1. KUR Super Mikro

Jenis KUR ini paling kecil diantara yang lain dan syaratnya pun juga terbilang paling mudah. Syarat top up pinjaman KUR BRI Super Mikro ini hanya perlu surat keterangan usaha dan tidak harus lebih dari 6 bulan. 

Hanya saja dana yang bisa dipinjamamkan maksimal Rp 10 juta saja dan bunganya flat. Jadi dengan meminjam di KUR ini bunga per tahunnya 6% dan ini berlaku di pengajuan pertama dan seterusnya. 

2. KUR Mikro BRI

Kamu bisa melakukan top up pinjaman di KUR Mikro ini keperluan modal usaha. Di KUR satu ini, plafon maksimalnya Rp 50 juta dengan masa pinjaman antara 4-5 tahun saja. 

Untuk bunga pinjamannya hanya 6% per tahun atau 0,2 per bulan di pengajuan pertama. Lalu di pengajuan kedua dan seterusnya, bunga pinjaman terus naik sebesar 1% per tahunnya. 

Kemudian syarat pengajuannya pun juga tidak perlu menggunakan NPWP tetapi cukup surat izin usaha saja. Dalam proses top up di KUR Mikro ini bebas biaya provisi dan usahanya bersifat perorangan. 

3. KUR Kecil

Setelah syarat top up pinjaman KUR BRI sudah dilengkapi maka bisa juga memilih yang KUR Kecil. Pada kredit satu ini, plafonnya tergolong paling besar antara Rp. 50 juta hingga Rp. 500 juta. 

Bukan hanya itu, syarat pengajuannya pun juga harus menyertakan NPWP, IUMK (Izin Usaha Mikro dan Kecil). Lalu ketentuan bunganya juga sama dengan KUR Mikro dimana bunga selalu naik 1% setelah pengajuan pertama. 

Dalam proses ini pastikan kamu memiliki jaminan pendukung agar lebih mudah disetujui. Dengan memilih kredit ini, kamu akan mendapatkan kucuran dana besar dan bisa untuk pengembangan usaha. 

Baca juga: Ini Dia Cara Mencairkan Limit Akulaku ke DANA. Mudah, Aman, Anti Gagal!

4. KUR TKI

Dengan terpenuhinya syarat top up pinjaman KUR BRI bisa juga memilih kredit KUR TKI. Sesuai dengan namanya, KUR ini lebih dikhususkan bagi mereka yang akan berangkat bekerja ke luar negeri. 

Syarat pengajuan pinjaman ini tergolong lebih rumit dan butuh data-data penting lainnya. Sebab debitur posisinya tidak ada di tempat sehingga BRI butuh kepastian akan pekerjaannya di negara tujuan. 

Untuk kredit yang bisa dipinjamkan ke debitur maksimal RP 25 juta atau sesuai kesepakatan. Lalu dari sisi bunganya juga tidak flat dimana 6% per tahun saat pengajuan pertama dan terus bertambah di pengajuan kedua dan seterusnya. 

Jadi syarat top up pinjaman KUR BRI ini debitur harus sudah punya kredit di perbankan tersebut. Selain itu proses pengajuannya pun juga harus membawa dokumen seperti identitas dan surat keterangan usaha. Nantinya semua dokumen itu dibawa ke kantor BRI untuk pengajuan top up ini. 

You might also like